Proses pembuatan dari plat besi hitam menjadi besi hollow galvanis merupakan proses yang melibatkan presisi teknik tingkat tinggi untuk memastikan kekuatan struktural dan ketahanan terhadap korosi. Berikut tahapan lengkap mengenai proses produksi tersebut:
- Tahap Pembentukan (Rolling & Welding)
Tahap pembentukan atau Rolling & Welding merupakan fase krusial di mana plat baja datar (hitam) pertama kali diberikan bentuk dimensionalnya. Proses ini dilakukan secara berkelanjutan menggunakan mesin Tube Mill. Semua bermula dari Coil Plat Hitam (Hot Rolled Steel). Coil ini dipotong sesuai lebar yang dibutuhkan sebelum masuk ke mesin pembentuk. Berikut detail mekanis dari tahap tersebut:
- Slitting: Plat baja lebar dipotong menjadi gulungan pita baja yang lebih sempit sesuai dengan dimensi (keliling) besi hollow yang diinginkan.
- Cold Forming: Pita baja masuk ke dalam rangkaian roll yang secara bertahap menekuk plat datar menjadi bentuk kotak atau persegi panjang.
- High-Frequency Welding (HFW): Pertemuan kedua ujung plat disambung menggunakan las frekuensi tinggi. Proses ini tidak memerlukan bahan pengisi (filler), melainkan memanfaatkan panas dari arus listrik dan tekanan roll untuk menyatukan logam secara permanen.
- Sizing & Cutting: Besi yang sudah berbentuk pipa/kotak melewati sizing roll untuk memastikan dimensinya presisi, lalu dipotong sesuai panjang standar (biasanya 6 meter).
- Tahap Pembersihan (Pre-treatment)
Setelah besi hollow terbentuk melalui proses rolling dan welding, besi ini tidak bisa langsung dicelupkan ke dalam cairan seng. Permukaannya masih tertutup lapisan oksida (karat tipis), sisa oli mesin, dan kotoran pabrik lainnya. Tahap Pembersihan (Pre-treatment) ialah fase kimia paling krusial. Sebelum proses galvanisasi, permukaan besi harus benar-benar bersih agar lapisan seng dapat menempel dengan sempurna. Jika pembersihan gagal, lapisan galvanis tidak akan menempel dan akan mengelupas dalam hitungan minggu. Berikut urutan proses pembersihan kimia tersebut:
- Degreasing: Menghilangkan minyak, lemak, atau kotoran organik dari sisa proses fabrikasi.
- Pickling (Pengasaman): Besi direndam dalam larutan asam klorida (HCl) untuk meluruhkan karat dan kerak oksida yang menempel pada permukaan plat hitam.
- Rinsing: Pembilasan dengan air bersih untuk menghentikan reaksi asam.
- Fluxing: Besi dicelupkan ke dalam larutan garam klorida untuk mencegah oksidasi sebelum masuk ke bak seng.
- Tahap Galvanisasi (Hot-Dip Galvanizing)
Tahap ini merupakan "puncak" yang mengubah besi hollow hitam yang sudah bersih menjadi besi hollow galvanis yang mengkilap dan tahan karat selama puluhan tahun. Proses ini disebut Hot-Dip Galvanizing (HDG) karena besi benar-benar dicelupkan ke dalam kolam seng cair panas.Berikut adalah detail prosesnya:
- Dipping: Besi hollow dicelupkan ke dalam bak berisi cairan seng (Zinc) murni pada suhu sekitar 450°C.
- Reaksi Metalurgi: Pada tahap ini, terjadi ikatan kimia antara besi dan seng yang membentuk lapisan paduan (alloy) yang sangat kuat.
- Cooling & Quenching: Besi diangkat dan didinginkan, biasanya menggunakan air atau udara, untuk mengeraskan lapisan seng dan memberikan hasil akhir yang mengkilap atau spangle.
Perbandingan: Besi Hitam vs. Besi Galvanis
|
Fitur |
Besi Hollow Hitam |
Besi Hollow Galvanis |
|
Ketahanan Karat |
Rendah (butuh cat tambahan) |
Sangat Tinggi (tahan cuaca) |
|
Warna |
Hitam keabu-abuan |
Perak/Dull Grey |
|
Aplikasi Umum |
Konstruksi interior, furnitur |
Pagar, kanopi, struktur outdoor |
|
Harga |
Lebih Ekonomis |
Sedikit Lebih Mahal |
Untuk mengetahui lebih detail mengenai hollow hitam dan galvanis atau produk lainnya bisa langsung menghubungi distributor hollow PT. Metamoa Anugerah Semesta: https://www.metamoa.co.id/ atau bisa langsung menghubungi WA team sales kami 0812-1928-1988. Terima kasih
PT. Metamoa Anugerah Semesta adalah distributor/ supplier besi lengkap dan harga bersaing di Jakarta, yang siap melayani pengiriman ke seluruh wilayah Indonesia. GARANSI 100% BARANG SESUAI SPEKS, atau Uang kembali 2x lipat.