Flash Info

Peran Pipa SS316L Sch 160 dalam Mencegah Bursting

Sabtu, 07 Februari 2026 11:38
Administrator
4 Lihat

 

 

Dalam industri minyak dan gas (Migas), pemilihan ketebalan pipa (Schedule) adalah pertimbangan kritis yang menyeimbangkan antara investasi modal (CAPEX) dan mitigasi risiko bencana (safety). Dalam industri berat seperti minyak dan gas (Migas), petrokimia, atau pembangkit listrik, fenomena pipa pecah (bursting) adalah skenario bencana yang harus dihindari. Penggunaan pipa SS316L Schedule (Sch) 160 merupakan standar keamanan tertinggi untuk mencegah kegagalan tersebut. Berikut peran pipa stainless steel 316L Sch 160 dalam mencegah Bursting:

  1. Ketahanan Terhadap Tekanan Kerja Ekstrem (Yield Strength) 

Schedule 160 memiliki dinding yang sangat tebal. Dalam rumus mekanika fluida untuk kekuatan pipa (seperti Barlow’s Formula). Dengan dinding yang jauh lebih tebal dibandingkan Sch 40 atau 80, pipa Sch 160 mampu menahan tekanan internal yang sangat tinggi (seringkali di atas 4.000 - 6.000 PSI tergantung diameter), sehingga mencegah material meregang hingga melewati batas elastisnya (yield point) yang memicu ledakan.

  1. Mencegah Penipisan Dinding Akibat Korosi (Corrosion Allowance)

Bursting sering terjadi bukan karena tekanan naik tiba-tiba, tetapi karena dinding pipa menipis perlahan akibat karat hingga tidak kuat lagi menahan tekanan normal.

  • Peran Material 316L: Kandungan Molibdenum dan rendah karbon (L = Low Carbon) mencegah korosi sumuran (pitting) dan korosi antarkristal setelah pengelasan.
  • Peran Sch 160: Ketebalan ekstra memberikan "cadangan ketebalan" (corrosion allowance). Jika terjadi korosi ringan, sisa dinding pipa masih cukup tebal untuk menahan tekanan operasional tanpa pecah.
  1. Ketahanan Terhadap Efek Water Hammer

Water hammer adalah lonjakan tekanan mendadak saat katup ditutup cepat atau pompa berhenti. Lonjakan ini bisa mencapai beberapa kali lipat tekanan kerja normal. Pipa Sch 160 berperan karena memiliki integritas struktural yang kaku. Ketebalan dindingnya berfungsi sebagai perisai mekanis yang menyerap energi kejut tersebut, mencegah pipa "mekar" atau pecah di titik terlemah.

  1. Integritas Sambungan Las yang Lebih Kuat

Pada sistem tekanan tinggi, titik paling rawan pecah adalah sambungan (welding). Karena pipa Sch 160 tebal, area permukaan untuk pengelasan (groove weld) menjadi lebih luas. Hal ini memungkinkan penetrasi las yang lebih dalam dan kuat, menciptakan sambungan yang kekuatannya setara atau bahkan melebihi kekuatan badan pipa itu sendiri.

 

Penggunaan SS316L Sch 160 merupakan investasi keamanan. Hal ini mencegah bursting dengan cara mengombinasikan kekuatan metalurgi (tahan karat agar dinding tidak menipis) dan kekuatan mekanis (dinding tebal untuk menahan tekanan fisik).

 

Berikut ulasan mengenai peran pipa stainless steel 316L Sch 160 dalam mencegah bursting. Untuk mengetahui lebih detail dan mengenai pipa stainless dan produk lainnya bisa langsung ke menghubungi distributor pipa stainless PT. Metamoa Anugerah Semesta: https://www.metamoa.co.id/ atau bisa langsung menghubungi WA team sales kami 0812-1928-1988. Terima kasih

PT. Metamoa Anugerah Semesta adalah distributor/ supplier besi lengkap dan harga bersaing di Jakarta, yang siap melayani pengiriman ke seluruh wilayah Indonesia. GARANSI 100% BARANG SESUAI SPEKS, atau Uang kembali 2x lipat.
 

Plat Stainless Steel

Tinggalkan komentar

0 Komen
Order Di sini