Flash Info

Teknik Sambungan Las dan Baut pada Besi UNP Galvanis Tanpa Merusak Lapisan Anti-Karat

Rabu, 16 September 2026 10:46
Administrator
4 Lihat

 

 

Pengelasan dan penyambungan dengan baut pada besi UNP galvanis memiliki tantangan tersendiri. Proses pengelasan menghasilkan panas tinggi yang dapat membakar atau menguapkan lapisan seng (zinc), sedangkan pengeboran untuk baut akan membuka akses korosi pada bagian dalam lubang. Sambungan pada besi UNP galvanis baik menggunakan metode las maupun baut memiliki karakteristik teknis tersendiri. Karena permukaan besi telah dilapisi seng (zinc), proses penyambungan harus memperhitungkan integritas lapisan anti-karat serta faktor keselamatan kerja. Agar lapisan anti-karat tetap efektif melindungi besi UNP dari korosi setelah proses penyambungan, para ahli teknik struktur merekomendasikan teknik dan prosedur standar berikut:

  1. Teknik Sambungan Las (Welding)

Mengelas besi UNP galvanis membutuhkan preparasi khusus untuk mencegah keretakan las (zinc embrittlement) serta paparan gas beracun.

  1. Pembersihan Lapisan Seng di Area Las:Wajib untuk keselamatan dan kualitas las.

Kupas/gerinda lapisan seng sepanjang 1 hingga 2 inci (25–50 mm) dari area yang akan dilas hingga menyingkap besi mentah.

Alasan: Mencegah seng masuk ke dalam cairan las (zinc inclusion) yang menyebabkan las rapuh/berongga, serta meminimalkan asap beracun zinc oxide (penyebab metal fume fever).

  1. Proses Pengelasan:

Gunakan kawat las yang sesuai. Elektroda E6010 atau E6011 sering digunakan karena penetrasinya baik pada besi bekas pengupasan galvanis. Gunakan ventilasi yang baik atau respirator khusus las.

  1. Pembersihan Terak (Slag Removal):

Setelah sambungan las dingin, bersihkan terak las (slag) dan percikan las (spatter) menggunakan sikat kawat stainless steel atau gerinda halus sampai permukaannya benar-benar bersih dan bebas oli.

  1. Pelapisan Ulang (Repairing/Touch-up):

Lakukan pelapisan kembali pada area las yang terbuka (bekas gerinda dan sambungan) sesuai standar ASTM A780.

  1. Teknik Sambungan Baut (Bolting)

Penyambungan menggunakan baut umumnya lebih disukai dibanding pengelasan pada besi galvanis karena tidak merusak lapisan seng di area sekitar sambungan akibat panas.

  1. Pengeboran Lubang Baut:

Bentuk lubang pada besi UNP menggunakan mata bor. Pengeboran akan mengelupas seng di dinding dalam lubang, sehingga besi mentah terpapar.

  1. Perlindungan Lubang (Cold Galvanizing):

Semprot atau oleskan cat kaya seng (zinc-rich primer dengan kandungan seng minimal 92–95% pada film kering) ke dalam lubang bor dan area pinggirannya sebelum baut dipasang.

  1. Pemilihan Jenis Baut yang Sesuai:Penting untuk mencegah korosi galvanik.

Gunakan baut Hot-Dip Galvanized (HDG) atau baut Stainless Steel (Grade 304/316). Jangan gunakan baut besi biasa (black bolt) karena akan menimbulkan reaksi korosi galvanik yang mempercepat karat pada baut.

  1. Penggunaan Ring / Washer:

Pasang galvanized washer (ring) di bawah kepala baut dan mur untuk mencegah gesekan langsung yang dapat menggores lapisan galvanis besi UNP saat kunci dikencangkan.

 

Penjelasan Para Ahli

  1. Analisis Metalurgi Sambungan Las & Keretakan LME

Para ahli metalurgi dari American Welding Society (AWS D19.0) menegaskan bahwa pengelasan langsung di atas lapisan seng tanpa pengupasan memicu Liquid Metal Embrittlement (LME). Seng mencair pada suhu 419 derajat calcius, sementara baja dilas pada suhu >1000 derajat calcius. Seng cair meresap ke dalam batas butir (grain boundary) baja yang sedang meregang akibat beban termal, menimbulkan retak mikro internal yang memicu kegagalan struktur mendadak.

  1. Efek Kerusakan HAZ (Heat Affected Zone)

Pakar teknik korosi menjelaskan bahwa panas las menciptakan area HAZ (Heat Affected Zone) hingga radius 50 mm dari titik las. Di area ini, seng tidak hanya terbakar, tetapi lapisan paduan intermetalik Besi-Seng (Fe-Zn) hancur total. Oleh karena itu, pengikatan mekanis baut (bolting) jauh lebih direkomendasikan oleh ahli struktur karena menjaga integritas substrat galvanis.

  1. Prinsip Restorasi Katodik ASTM A780

Menurut American Galvanizers Association (AGA), metode touch-up cat kaya seng (Zinc-Rich Paint) pada sambungan bukan sekadar pelapis anti-air, melainkan wajib memicu reaksi anoda korosif (sacrificial protection).

  • Kepadatan Zinc Dust: Ahli mensyaratkan kandungan seng murni pada lapisan film kering (DFT) minimal 92% - 95% agar elektron dapat mengalir bebas dari seng ke besi substrat saat terjadi kelembapan.
  • Kompensasi Ketebalan: Karena kerapatan seng cat semprot lebih rendah dibanding seng lelehan panas HDG, ASTM A780 mewajibkan ketebalan aplikasi touch-up 50% lebih tebal dari lapisan galvanis awal (minimal 100 um).

 

Berikut ulasan mengenai UNP Galvanis, untuk mengetahui lebih detail mengenai produk lainnya bisa langsung menghubungi distributor UNP PT. Metamoa Anugerah Semesta: https://www.metamoa.co.id/  atau bisa langsung menghubungi WA team sales kami 0812-1928-1988. Terima kasih

PT. Metamoa Anugerah Semesta adalah distributor/ supplier besi lengkap dan harga bersaing di Jakarta, yang siap melayani pengiriman ke seluruh wilayah Indonesia. GARANSI 100% BARANG SESUAI SPEKS, atau Uang kembali 2x lipat.

 

UNP

Tinggalkan komentar

0 Komen
Order Di sini