Sebelum kita membahas lebih lanjut alasan mengenai apakah Plat Kapal tahan air laut serta cara perawatannya, alangkah lebih baiknya kita mengetahui terlebih dahulu apa itu Plat Kapal?
Secara umum, Plat kapal adalah pelat baja struktural khusus yang diproduksi untuk memenuhi persyaratan konstruksi kapal, anjungan lepas pantai, dan struktur kelautan. Plat ini memiliki kekuatan mekanis yang tinggi, ketangguhan yang baik, serta kemampuan las yang sangat baik sehingga mampu menahan beban, benturan, dan kondisi lingkungan laut yang berat.
Sedangkan menurut D. J. Eyres dalam buku Ship Construction, Plat kapal merupakan pelat baja struktural yang digunakan sebagai material utama pembentuk lambung, geladak, sekat, dan komponen struktur kapal. Material ini dipilih karena memiliki kekuatan, ketangguhan, dan kemampuan pengelasan yang memadai untuk memenuhi persyaratan konstruksi kapal. Selain itu menurut International Association of Classification Societies, Plat kapal adalah baja struktural untuk konstruksi kapal yang diproduksi dan diuji sesuai persyaratan badan klasifikasi, sehingga memenuhi standar sifat mekanik, komposisi kimia, dan kualitas material yang diperlukan untuk menjamin keselamatan kapal.
Dalam praktiknya, pemilihan spesifikasi yang tepat, kepatuhan terhadap standar inspeksi, serta penggunaan material pendukung yang berkualitas sangat menentukan umur pakai struktur kapal. Pemeriksaan berkala terhadap sambungan las, kondisi permukaan, dan lapisan pelindung harus menjadi bagian dari program pemeliharaan preventif.
Dengan demikian risiko korosi dapat ditekan, keandalan struktur tetap terjaga, dan biaya operasional jangka panjang menjadi lebih efisien.
A. Apakah plat kapal tahan terhadap air laut?
Plat kapal bukan sepenuhnya tahan terhadap air laut, melainkan dirancang agar memiliki ketahanan tinggi terhadap korosi, tekanan, dan beban kerja di lingkungan laut.
Ketahanannya berasal dari beberapa faktor berikut:
1. Menggunakan baja khusus kapal Plat kapal umumnya dibuat dari baja berkualitas tinggi, seperti grade AH36, DH36, EH36, atau baja standar klasifikasi kapal lainnya. Baja ini memiliki komposisi kimia dan sifat mekanik yang memberikan kekuatan tinggi sekaligus ketahanan yang lebih baik terhadap lingkungan laut.
2. Dilapisi sistem pelindung Permukaan plat kapal dilapisi cat antikarat (marine coating) atau sistem epoxy khusus. Lapisan ini mencegah air laut dan oksigen bersentuhan langsung dengan baja sehingga laju korosi berkurang drastis.
3. Menggunakan perlindungan katodik Banyak kapal memasang anoda korban (zinc atau aluminium) pada lambung. Anoda tersebut akan lebih dahulu mengalami korosi sehingga plat kapal terlindungi.
4. Perawatan rutin Lambung kapal diperiksa secara berkala. Jika lapisan cat rusak atau muncul karat, bagian tersebut segera dibersihkan dan dicat ulang agar korosi tidak menyebar.
5. Ketebalan yang memadai Plat kapal memiliki ketebalan yang disesuaikan dengan beban dan area pemasangan. Ketebalan ini memberikan cadangan kekuatan sehingga tetap aman meskipun terjadi sedikit korosi selama masa operasinya.
B. Cara Perawatan Plat Kapal
Perawatan plat kapal sangat penting untuk menjaga kekuatan struktur, memperpanjang umur pakai, dan mencegah korosi akibat paparan air laut.
Berikut beberapa cara perawatan plat kapal yang umum dilakukan:
1. Membersihkan permukaan secara rutin, seperti membersihkan garam, lumpur, lumut, kerang, dan kotoran lain yang menempel. Endapan tersebut dapat mempercepat proses korosi jika dibiarkan terlalu lama.
2. Melakukan pengecatan ulang (recoating), karena lapisan cat pelindung akan aus seiring waktu, maka dianjurkan untuk melakukan pengecatan ulang menggunakan cat antikarat dan cat khusus kapal, terutama pada bagian yang lapisannya mulai mengelupas atau rusak.
3. Inspeksi berkala, seperti periksa adanya karat, retak, penyok, atau penipisan ketebalan plat. Inspeksi biasanya dilakukan secara visual dan dapat dilengkapi dengan pengukuran ketebalan menggunakan alat ultrasonic thickness gauge.
4. Mengendalikan korosi dengan anoda korban (sacrificial anode), dengan cara gunakan anoda berbahan seng, aluminium, atau magnesium untuk melindungi plat kapal dari korosi galvanik. Anoda yang sudah habis harus diganti secara berkala.
5. Segera memperbaiki kerusakan, misalnya jika ditemukan karat, lakukan pembersihan dengan metode seperti sandblasting atau grinding, kemudian aplikasikan primer antikarat dan cat pelindung. Bila plat sudah menipis melebihi batas aman, lakukan penggantian.
6. Melakukan dry docking sesuai jadwal, karena kapal perlu dinaikkan ke dok kering secara berkala agar seluruh bagian lambung dapat dibersihkan, diperiksa, diperbaiki, dan dicat ulang.
7. Menggunakan material sesuai standar, yaitu dengan cara memilih plat kapal berkualitas dengan spesifikasi yang sesuai kebutuhan serta mengikuti prosedur pengelasan dan perawatan yang benar akan membantu memperpanjang usia pakai.
Berikut ulasan mengenai apakah plat kapal tahan terhadap air laut beserta cara perawatannya.
Untuk mengetahui lebih detail mengenai plat kapal dan produk lainnya bisa langsung menghubungi distributor plat kapal PT. Metamoa Anugerah Semesta: https://www.metamoa.co.id/ atau bisa langsung menghubungi WA team sales kami 0812-1928-1988. Terima kasih
PT. Metamoa Anugerah Semesta adalah distributor/ supplier besi lengkap dan harga bersaing di Jakarta, yang siap melayani pengiriman ke seluruh wilayah Indonesia. GARANSI 100% BARANG SESUAI SPEKS, atau Uang kembali 2x lipat.