Pada artikel kali ini kita akan membahas tentang pengertian, fungsi, ukuran, kelebihan, kekurangan serta perbedaan CNP galvanis dengan material lainnya. Namun sebelum pada ke intinya, mari kita cari tahu terlebih dahulu apa itu CNP?
Besi CNP adalah material baja berbentuk huruf “C” (channel) yang digunakan sebagai elemen struktur dalam konstruksi bangunan yang dalam praktif sehari-hari disebut “besi”, tetapi secara teknis termasuk baja profil. Sedangkan menurut Perspektif Ilmu Struktur Baja, profil kanal C (channel section) adalah elemen baja dengan penampang terbuka berbentuk “C” yang dirancang untuk menahan beban lentur dan geser pada struktur. Lalu bagaimana dengan CNP Galvanis?
Berikut adalah penjelasan mengenai pengertian, fungsi & kegunaan, ukuran, kelebihan, kekurangan serta perbedaan CNP galvanis dengan material lain :
A. Pengertian
Secara umum, CNP galvanis adalah profil baja berbentuk huruf C yang dilapisi seng (zinc coating) untuk meningkatkan ketahanan terhadap karat. Material ini sangat umum dipakai di konstruksi modern karena kuat, presisi, dan relatif ringan. Sedangkan pengertian menurut ASTM International (standar pelapisan seng), galvanisasi adalah proses pelapisan baja profil CNP dengan seng untuk meningkatkan ketahanan terhadap korosi.
B. Fungsi & Penggunaan
Berikut fungsi serta kegunaan CNP Galvanis :
1. Fungsi Utama CNP Galvanis :
a. Elemen Struktur Penopang : Berfungsi sebagai penahan beban (lentur & tekan ringan) dan umumnya dipakai sebagai gording atap atau balok ringan.
b. Rangka Konstruksi : Menjadi kerangka utama pada atap, kanopi, gudang ringan, serta memberikan bentuk dan kekuatan struktur.
3. Pengganti Material Konvensional : Menggantikan kayu (lebih awet, anti rayap) dan sebagai Alternatif besi hitam (lebih tahan karat).
2. Kegunaan di Lapangan
a. Rangka Atap : CNP galvanis sebagai gording penopang penutup atap (spandek, genteng, dll) dan cocok untuk rumah, pabrik, Gudang.
b. Kanopi & Carport : CNP galvanis digunakan untuk rangka kanopi karena ringan dan tidak mudah berkarat meski terkena hujan/panas.
c. Rangka Plafon & Partisi : CNP galvanis sebagai struktur penopang plafon gypsum/PVC dan rangka dinding partisi.
d. Bangunan Industri Ringan : CNP galvanis sering digunakan pada gudang kecil–menengah, workshop serta untuk rak dan dudukan mesin.
e. Konstruksi Tambahan : CNP galvanis juga bisa digunakan untuk pagar, mezzanine ringan, dan struktur tambahan lainnya
C. Ukuran CNP galvanis yang umum di Pasaran
a. Berdasarkan tinggi profil (yang paling umum disebut)
Ukuran ini biasanya disebut CNP 75, CNP 100, CNP 125, CNP 150 dan CNP 200.
ukuran tersebut yang paling sering dipakai di proyek (rangka atap, gording, dll).
b. Format ukuran lengkap (detail dimensi)
Biasanya ditulis: Tinggi × Lebar × Bibir × Tebal (mm)
Contoh ukuran yang umum di pasaran:
- CNP galvanis 75 × 45 × 15 × tebal (mm)
- CNP galvanis 100 × 50 × 20 × tebal (mm)
- CNP galvanis 125 × 50 × 20 × tebal (mm)
- CNP galvanis 150 × 50 × 20 × tebal (mm)
- CNP galvanis 200 × 75 × 20 × tebal (mm)
c. Ketebalan (tebal material)
Umumnya tersedia ketebalan 1,5 mm – 3,2 mm (paling umum di lapangan).
Untuk baja ringan (galvalum tipis) ketebalannya bisa 0,6 – 1,0 mm.
d. Panjang standar : panjang dari CNP galvanis adalah 6 meter per batang (standar pabrik).
D. Kelebihan CNP galvanis
Berikut kelebihan dari CNP galvanis secara umum :
- Tahan karat (karena galvanis).
- Lebih ringan dibanding baja profil berat.
- Presisi pabrik (mudah pemasangan).
- Minim perawatan.
- Cocok untuk area lembap / outdoor.
E. Kekurangan CNP galvanis :
Berikut kekurangan dari CNP galvanis secara umum :
- Tidak sekuat baja WF / H-Beam untuk beban berat
- Harga lebih tinggi dibanding besi hitam
- Perlu teknik sambungan yang tepat (baut/las khusus galvanis)
F. Perbedaan dengan Material Lain
a. CNP galvanis vs CNP hitam : CNP galvanis lebih tahan karat namun harga lebih tinggi, sedangkan CNP hitam lebih murah tetapi kekuatan tahan karatnya tidak sekuat CNP galvanis.
b. CNP vs Hollow : CNP lebih tebal dan kuat secara structural, CNP cocok untuk menahan beban berat dan biasanya digunakan untuk rangka atap/gording, struktur bangunan, serta tiang dan balok ringan. Sedangkan Hollow lebih tipis dan ringan, Hollow tidak sekuat CNP, dan umumnya Hollow digunakan untuk rangka plafon, pagar&kanopi ringan, serta furniture atau dekorasi.
c. CNP vs UNP : CNP bentuknya seperti huruf “C”, lebih tipis dan ringan dibanding UNP, CNP lebih tahan terhadap karat (galvanis), dan CNP mudah dipasang dan dipotong. Sedangkan UNP bentuknya huruf “U” (lebih tebal & kokoh), UNP lebih berat dan kuat dibanding CNP, serta UNP lebih mudah berkarat jika tanpa coating.
Berikut ulasan mengenai seputar CNP galvanis yang termasuk dalam baja profil galvanis. Untuk mengetahui lebih detail mengenai CNP galvanis dan produk lainnya bisa langsung menghubungi distributor CNP galvanis PT. Metamoa Anugerah Semesta: https://www.metamoa.co.id/ atau bisa langsung menghubungi WA team sales kami 0812-1928-1988. Terima kasih
PT. Metamoa Anugerah Semesta adalah distributor/ supplier besi lengkap dan harga bersaing di Jakarta, yang siap melayani pengiriman ke seluruh wilayah Indonesia. GARANSI 100% BARANG SESUAI SPEKS, atau Uang kembali 2x lipat.